SUBANG – Ikatan Keluarga Pondok Modern (IKPM) Gontor Cabang Subang melakukan langkah strategis dalam memperkuat simpul kaderisasi dan kolaborasi antarlembaga pendidikan Islam. Bertempat di RM Alam Sari, Subang, Kamis (5/3/2026), para pimpinan pondok pesantren alumni Gontor se-Kabupaten Subang berkumpul dalam agenda silaturahmi ramadhan dan konsolidasi gagasan.
Pertemuan perdana ini dihadiri oleh jajaran kiai dari berbagai pesantren besar di Subang, di antaranya pimpinan dari PP Darussalam Kasomalang, Darussalam Kunir, Darul Falah Cimenteng, Granada II Kasomalang, hingga Al Wutsqo Panembong. Kehadiran tokoh-tokoh pendidikan ini menandai babak baru koordinasi alumni Gontor di wilayah Jawa Barat.

Inisiasi Program Strategis
Ketua Umum PC IKPM Gontor Subang, H. Agus Maulana, menegaskan bahwa pertemuan ini bukan sekadar seremoni buka puasa bersama, melainkan titik awal lahirnya kolaborasi konkret.
“Kami ingin membangun ekosistem di mana antar-pesantren alumni tidak berjalan sendiri-sendiri. Semangat kebersamaan ini harus dikonversi menjadi program nyata bagi kemaslahatan umat,” ujar H. Agus dalam sambutannya.
Beberapa poin krusial yang disepakati untuk ditindaklanjuti meliputi:
- Upgrading SDM: Pelatihan peningkatan kapasitas keilmuan dan manajerial bagi guru-guru pengabdian.
- Pekan Olahraga & Seni (Porseni): Penyelenggaraan kompetisi antar-santri untuk mempererat ukhuwah di tingkat akar rumput.
- Kemandirian Ekonomi: Pengembangan peluang kerja sama unit usaha antara IKPM dan sektor ekonomi pesantren.
- Forum Triwulanan: Penetapan pertemuan rutin setiap tiga bulan sebagai sarana evaluasi dan komunikasi berkelanjutan.
Apresiasi dan Dukungan Senior
Langkah progresif ini mendapat sambutan hangat dari para kiai senior. Pimpinan PP Darussalam Kasomalang, KH. Ahmad Djuanda, memberikan apresiasi atas geliat IKPM Subang yang dinilai semakin inklusif dan aktif.
Beliau menyoroti keberhasilan IKPM dalam menghimpun massa yang besar pada agenda-agenda sebelumnya sebagai bukti bahwa jaringan alumni Gontor di Subang memiliki potensi luar biasa jika dikelola dengan manajemen organisasi yang rapi.
Pertemuan yang berlangsung khidmat tersebut ditutup dengan doa bersama untuk kemajuan pendidikan Islam di Kabupaten Subang, sebelum akhirnya diakhiri dengan ramah tamah saat azan magrib berkumandang.





